Social Icons

Showing posts with label Berita Pramuka. Show all posts
Showing posts with label Berita Pramuka. Show all posts

Jadi Duta ISC, CJR Ajak Comate Suka dengan Pramuka

Menjadi duta kegiatan Indonesia Scout Challenge (ISC), group vokal remaja CJR (Coboy Junior) mendapat banyak nilai positif. Apalagi, mereka pun punya pengalaman mengikuti kegiatan pramuka di sekolah.

Hal ini dipaparkan oleh CJR di konfrensi pers ISC, di Kantor Kwarnas Jalan Medan Merdeka Timur No 6, Gambir, Jakarta, Kamis (3/9). CJR yang beranggotakan Alvaro Maldini Siregar, Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan, dan Teuku Rizky Muhammad ini mengaku sangat senang dan ingin sekali mempergunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.

Pramuka Se-Kalbar Kemah di Landak


ANGGOTA Pramuka utusan dari kwartir cabang (kwarcab) se-Kalimantan Barat mengikuti per­kemahan di Kota Ngabang, Kabupaten Landak, dalam rangka menyemarakkan Hari Gerakan Pramuka ke-50 tingkat provinsi tersebut. 
“Lokasi perkemahan di areal belakang kantor bupati Landak sejak 16 - 18 September 2011. Sedangkan pada 19 September 2011 akan digelar upacara atau apel Hari Pramuka dipusatkan di halaman kantor Bupati Landak,” kata Sekretaris Kwarcab Pramuka Kabupaten Landak, Ngatiman di Ngabang, akhir pekan lalu.
Upacara HUT Pramuka itu akan dihadiri sekitar 170 undang­an terdiri dari kepala SKPD di lingkungan pemerintah daerah Landak, TNI/Polri, DPRD, BUMN, BUMD, organisasi pemuda, dewan adat, tokoh agama, bupati/wali kota se-Kalimantan Barat selaku Ketua Mabicab. 
“Selain dihadiri seluruh gerakan Pramuka di Kalimantan Barat, hadir undangan dari Pra­muka Kuching Malaysia. Me­reka akan ikut menyaksikan upacara HUT Pramuka yang akan kita gelar.” 
Dalam acara itu Gubernur Kalbar Cornelis selaku Ketua Mabida Pramuka Kalbar akan menyerahkan piagam dan tanda penghargaan Lencana Pancawarsa kepada Kwartir Nasional kepada anggota Pramuka yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan kepramukaan di Kabupaten Landak.  (Ant/B-5)

Sejarah Pramuka Kalimantan Barat dan Perkembangannya


Awal aktifnya Pramuka di kalimantan barat adalah sekitar tahun 1961 , Sedangkan terbentuknya gerakan Pramuka tersebut sekitar tahun 1864 yang pada saat itu J.J Kora di angkat menjadi " Kak Kwarda " pada Musda pada tahun 1965 .

berikut adalah Kwarda Kalbar dari awal terbentuk hingga sekarang
J.J Kora . Dalam masanya , beliau lebih mengutamakan refitalisasi . Refitalisasi berarti proses , atau cara , atau perbuatan menghidupkan kembali . Selang waktunya , beliau di gantikan oleh Kolonel Purn. Subianto sebagai kak Kwarda kedua . Tak jauh berbeda , kemajuan yang di lakukan oleh seorang mantan militer ini pun sama dengan kwarda sebelumnya , beliau masih menjalankan refitalisasi untuk memajukan pramuka di kalbar ini . kak kwarda kita yang ketiga adalah Daud Montain . dalam agendanya  selain refitalisasi , beliau juga menutamakan pelatihan -pelatihan untuk para pelatih agar lebih Professional . Berikutnya adalah kak kwarda kita yang ke-4 yaitu Drs. Hendri Usman . Beliau kembali pada refitalisasi ke-pramukaan kalbar , yaitu membangun pramuka agar lebih maju . beliau menjabat sebagai kwarda dari tahun 2003 - 2008 saja , seterusnya di lanjutkan oleh H Suryadi MS . Sampai saat ini beliau masih menjabat sebagai kak kwarda kalbar dengan misi membangun pramuka kalbar dengan pelatihan sebagai bentuk kemajuannya . Beliau ingin mengubah imej pramuka yang kuno dengan pelatihan-pelatihan yang menggunakan juklak dan juknis yang pada akhirnya akan memberikan suatu hal positif bagi pencitraan pramuka itu sendiri . Beliau meyakinkan, eksistensi Kalbar dalam pengembangan gerakan pramuka sudah tidak diragukan lagi. Terbukti, pramuka Kalbar diberikan kesempatan mengikuti berbagai macam kegiataan kepramukaan hingga tingkat internasional.

Dalam jumlahnya , anggota gerakan pramuka kalimantan barat dari mulai terbentuk sampai dengan sekarang , telah mencapai kurang lebih 400 ribu anggota yang terdiri dari pramuka Siaga , Penggalang , Penegak , dan Pandega . Hal ini telah menunjukan betapa antusiasnya masyarakat kalimantan barat terhadap gerakan pramuka .

Aktivis Pramuka Jangan Harapkan Jabatan

Brebes, CyberNews. Aktivis pramuka yang mengabdi di kwartir cabang maupun kwartir ranting (kwarran), jangan memanfaatkan pramuka sebagai batu loncatan untuk mendapatkan pamrih jabatan tertentu. Penegasan tersebut disampaikan Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Brebes, H Agung Widiyantoro SH MSi saat membuka Rapat Kerja Cabang (Rakercab) 2011 Kwarcab 11.29 Brebes, Minggu (13/3).

Agung yang juga Wakil Bupati Brebes memberikan kritik aktivis pramuka yang telah mendapatkan apa yang ditargetkan, kemudian tidak lagi aktif di kegiatan kepramukaan. "Kalau sudah menjadi kepala sekolah, jangan kemudian nglokro. Tapi harus menunjukan peningkatan kegiatan pramuka di gudepnya," pinta Agung.

Kepala sekolah selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) wajib mendukung kegiatan Pramuka. Karena pramuka sebagai satu-satunya organisasi kepanduan Indonesia yang terbukti telah mampu menjaga moral generasi muda dan kokohnya nasionalisme.

Menurut dia, pramuka juga merupakan pendidikan non formal yang terintegral dalam sistem pendidikan nasional.
Agung mengatakan, tidak ada alasan bagi kepala sekolah yang tidak menggiatkan kepramukaan di gudepnya. Apalagi dengan alasan klasik berupa kurangnya pendanaan.

Pasalnya, pramuka telah ada nomenklatur pengalokasian dana, baik lewat bantuan operasional sekolah (BOS) maupun APBD. "Pramuka juga dapat mencari sponsor dari pihak ketiga yang tidak mengikat. Banyak sponsorship yang siap mendanai," katanya.

Dia mengatakan akan memberikan reward (penghargaan) kepada kepala sRekolah yang telah membuktikan aktivitasnya. Reward tersebut diberikan bagi sekolah-sekolah dan kepala sekolah yang pramukanya aktif. "Kami akan memberikan reward maksimal," janji Agung.

Dikatakan, meskipun menjadi pramuka tidak dilandasi keinginan untuk mendapatkan sesuatu dari organisasi. Tapi dengan reward mudah-mudahan menjadi penyemangat bagi penyelenggara kegiataan kepramukaan di segala tingkatan gudep dan kwartir.

Ketua panitia Rakercab Dr H Angkatno SH MPd mengatakan, kegiatan ini diikuti andalan Kwarcab dan utusan kwarran se Kab Brebes. Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kualitas organisasi secara komprehensif. "Rakercab, juga sebagai ajang mengevaluasi dan mencari solusi program kerja Kwarcab Brebes," tambahnya.

( Wahidin Soedja / CN26 / JBSM )

Jambore Cabang Kabupaten Pontianak

Jambore Cabang Kabupaten Pontianak akan diadakan di Desa Bangkam, Kecamatan Sungai Kunyit yang akan dilaksanakan pada bulan April 2011, dengan tanggal yang belum bisa dipastikan dan akan menunggu rapat dari pelatih-pelatih.
Bagi adik-adik Penggalang yang ingin mengikuti Jambore Cabang, persiapkan diri kalian agar bisa terpilih untuk mewakili Gugus Depan masing-masing.
Dari Jamcab tersebut akan diseleksi untuk mengikuti Jambore Nasional pada tanggal 1 s/d 8 Juli 2011 nanti yang akan dilaksanakan di Palembang, Sumatra Barat.
Ayooo semangat untuk kita!!!!

Raimuna Nasional Tahun 2012


Provinsi Papua mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah perhelatan akbar perkemahan Raimuna Gerakan Pramuka tahun 2012.

Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Provinsi Papua, Amos Asmuruf SH di Biak, Senin, mengatakan jajaran Kwartir Cabang Pramuka kabupaten/kota se Papua diharapkan menyiapkan diri menyambut agenda nasional Raimuna nasional di tanah Papua.

“Sebagai tuan rumah Raimuna nasional kita patut berbangga sebab daerah ini dikunjungi sekitar 10.000 anggota Pramuka dari seluruh Indonesia,” ungkap Amos.

Ia mengatakan, untuk menghadapi event nasional Pramuka di tanah Papua tahun 2012 pihak Kwarda Papua akan menyiapkan sarana fisik bumi perkemahan Pramuka di Buper Waena, terutama menyangkut fasilitas mandi cuci kakus (MCK).

Sedangkan sarana pendukung lainnya, lanjut Amos, seperti fasilitas gedung tempat kegiatan perkemahan bagi peserta sudah tersedia di areal Bumi Perkemahan Pramuka Buper Waena Kota Jayapura.

Menyinggung dampak kegiatan Pramuka di Papua, menurut Amos, cukup besar terutama dilihat dari peredaran uang yang masuk yang dibawa para peserta asal kabupaten/kota dan provinsi di Indonesia untuk keperluan perkemahan Raimuna itu.

Bagi penduduk lokal seperti tukang ojek maupun pedagang sayur dan lain sebagainya, lanjutnya, akan mendapat penghasilan tambahan dari kegiatan Raimuna tingkat nasional yang berlangsung di Bumi Perkemahan Waena itu.

“Saya kira selama event nasional itu berlangsung akan banyak aktivitas peserta dari luar Papua berbelanja ke berbagai tempat di Papua sehingga memberikan kontribusi bagi penduduk setempat,” ujar Amos.

Kata Raimuna berasal dari bahasa Ambai, daerah Yapen Timur, kabupaten Yapen Waropen, Papua. Raimuna berasal dari kata Rai dan Muna. Rai berarti sekelompok orang yang berkumpul untuk mencapai tujuan tertentu yang ditetapkan bersama. Sedangkan Muna adalah daya kekuatan jiwa seseorang yang berpengaruh baik dalam mencapai kesuksesan. Dengan demikian, raimuna memiliki arti sekelompok orang yang hidup dalam suatu kekuatan dengan dijiwai oleh sesuatu daya kekuatan yang selalu memberi semangat tinggi dalam mencapai tujuan.

Amos mengimbau, semua Bupati dan Walikota se Papua sebagai majelis pembimbing Gerakan Pramuka segera menyiapkan diri secara moral dan finansial guna mendukung agenda nasional Perkemahan Raimuna tingkat nasional.

Upacara Pembukaan Kemah Budaya Serumpun Dilaksanakan 15 Desember 2010

Bahwa Upacara Pembukaan Kemah Budaya Serumpun Indonesia-Malaysia-Brunei 2010 dilaksanakan pada Hari Rabu, 15 Desember 2010. (sebelumnya 14 Desember 2010).

Bahwa pengunduran jadwal Upacara Pembukaan Kemah Budaya Serumpun 2010 tersebut menyikapi Surat dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Indonesia Nomor : 1303-00-A tanggal 10 Desember 2010 perihal Upacara pembukaan Perkemahan Budaya Serumpun Indonesia-Malaysia-Brunei Darussalam yang ditujukan kepada Gubernur Kalimantan Barat selaku Kamabida Gerakan Pramuka Kalimantan Barat.

Pengunduran jadwal Upacara pembukaan Kemah Budaya Serumpun sesuai Surat Kwartir Nasional Gerakan Pramuka tersebut mengingat pada waktu yang bersamaan (14 Desember 2010) terdapat kegiatan yang tidak dapat ditinggalkan Bapak Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Agung Laksono, sehingga Menko Kesra meminta pengunduran Upacara Pembukaan pada tanggal 15 Desember 2010.

Sehubungan dengan hal tersebut, Panitia Pelaksana menginformasikan perubahan jadwal Upacara Pembukaan Kemah Budaya Serumpun 2010 menjadi tanggal 15 Desember sesuai konfirmasi dari Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.

Perubahan jadwal Upacara Pembukaan ini sebagai pemberitahuan kepada seluruh Panitia dan Undangan lainnya.
Melalui media ini pula, dimintakan kepada para insan pers (mass media) untuk turut menginformasikan perubahan jadwal dimaksud.

Informasi disampaikan melalui Kepala Bagian Humas, PDE dan Sandi Setda Kabupaten Sambas, Zulkifli, S.P.

Kabupaten Pontianak pada Kemah Budaya 2010

TIM Kabupaten Pontianak pada kemah budaya tahun 2010 telah siap untuk keberangkatannya besok (13/12). Tetapi sebagian TIM telah berangkat pada sabtu pagi (11/12) kemarin. Sebagian TIM yang telah berangkat itu untuk mempersiapkan segala administrasi dan keperluan lainnya.

Berkaitan dengan pelaksanaan Kemah Budaya Serumpun Indonesia-Malaysia-Brunei 2010 yang akan dihelat 14 sampai 18 Desember mendatang, berikut Jadwal acara seremonial resmi Kemah Budaya Serumpun yang disampaikan Panitia Pelaksana :



Hari/Tgl
:
Senin, 13 Desember 2010
Pukul
:
19.30 WIB
Tempat
:
Balairung Sari Rumah Dinas Bupati Sambas
Acara
:
Malam Silaturahmi dengan Ketua Kontingen Peserta Kemah Budaya Serumpun

Hari/Tgl
:
Selasa, 14 Desember 2010
Pukul
:
08.00 WIB
Tempat
:
Halaman Kantor Bupati Sambas
Acara
:
Upacara Pembukaan Kemah Budaya Serumpun 2010

Hari/Tgl
:
Sabtu, 18 Desember 2010
Pukul
:
13.30 WIB
Tempat
:
Halaman Kantor Bupati Sambas
Acara
:
Pelepasan Karnaval Kemah Budaya Serumpun

Hari/Tgl
:
Sabtu, 18 Desember 2010
Pukul
:
15.30 WIB
Tempat
:
Halaman Kantor Bupati Sambas
Acara
:
Upacara Penutupan Kemah Budaya Serumpun

Berkaitan dengan Upacara Pembukaan Kemah Budaya Serumpun pada tanggal 14 Desember tersebut, dijadwalkan akan dihadiri oleh Menko Kesra RI Agung Laksono dan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Frof. Dr. Azrul Azwar, MPH, Gubernur Kalimantan Barat, Bupati Sambas dan para kontingen Pramuka Indonesia, Pengakap (Pramuka Malaysia dan Brunei).
Dalam rangkaian Upacara tersebut juga akan diperdengarkan lagu kebangsaan 3 negara (Indonesia – Malaysia – Brunei) sebagai bentuk penghormatan kenegaraan serta lagu Mars Kemah Budaya Serumpun.
Demikian informasi resmi dari Panitia Pelaksana Kemah Budaya Serumpun Indonesia-Malaysia-Brunei 2010

Penetapan UU Gerakan Pramuka

Sudah lama kita menanti-nanti UU yang mengatur tentang Gerakan Pramuka. Dengan misi untuk memajukan Gerakan Pramuka.
Alhamdulillah, pada hari Selasa (26/10/2010) kemarin telah ditetapkannya UU Gerakan Pramuka dalam sidang paripurna DPR RI.
Apakah yang akan kita lakukan setelah adanya UU tersebut?
Masih banyak tantangan kedepan yagna harus kita hadapi, yaitu tentang “persepsi” dari orang tua didik yang menganggap Pramuka itu hanyalah kegiatan yang hanya mencari kesenangan saja, menjadi ajang pacaran bagi peserta didik, hanya kegiatan bermain, dapat mengurangi aktifitas belajar dan membuat nilai menjadi turun hanya mengikuti Gerakan Pramuka, dan lain-lain.
Bagaimana kita dapat menepis dan menghilangkan persepsi negative dari para orang tua tersebut?
Mungkinkah Pramuka hanyalah sebuah wadah yang hanya untuk mendidik anak-anak supaya menjadi mandiri dan disiplin saja?. Tidak hanya mandiri dan disiplin, perlu adanya kecerdasan yang didapat oleh anggota Pramuka. (Orang pintar belum tentu ia cerdas)
Mungkinkah kita masih memandang Gerakan Pramuka adalah organisasi kuno yang kegiatannya hanya survival bisa dilakukan di dalam hutan rimba saja?
Haruskah kita memandang Gerakan Pramuka itu adalah organisasi yang harus “serba alami” di dalam perkembangan tekhnologi yang sekarang ini?
Jangan memandang Pramuka hanyalah sebuah kegiatan “berkemah” saja, masih banyak kegiatan positif yang dapat dilakukan oleh Gerakan Pramuka.
Hal-hal tersebut diatas yang perlu kita pertimbangkan dalam mencari kegiatan kepramukaan yang dapat menghilangkan persepsi negative dari para orang tua.

Pramuka Dunia Ingin Tiru Pramuka Indonesia

Kuala Lumpur,(tvOne) 


Pramuka Indonesia memiliki anggota sebanyak 17 juta dan menjadi pramuka terbesar di dunia. Pramuka Indonesia ingin dicontoh negara lainnya. "Karena keanggotaan pramuka di Indonesia berbasis ke sekolah maka jumlah anggota (pramuka) mencapai sekitar 17 juta. Oleh sebab itu, jumlah pramuka Indonesia merupakan yang terbesar di dunia," kata , kata Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Azrul Azwar, di Kuala Lumpur, Kamis malam (29/10).



Oleh sebab itu, beberapa negara seperti Thailand dan Jepang, ingin meniru Indonesia, bagaimana setiap pelajar menjadi otomatis sebagai anggota pramuka. "Sebaliknya di Indonesia sudah mulai dikembangkan pramuka berbasiskan kemasyarakatan yakni sebagai aktivitas, organisasi atau kegiatan kepemudaan. Nantinya diharapkan gugus depan pramuka membantu masalah-masalah di pedesaan," kata Azrul.



Kedatangan Ketua Kwarnas Azrul Azwar ke Kuala Lumpur dalam rangka menghadiri Asia Pacific Regional Scout Conference (APRSC) ke-23 di Kuala Lumpur. Dalam konferensi ini, Indonesia, Thailand dan Nepal menjadi kandidat untuk menjadi tuan rumah.



"Kami berharap Indonesia menjadi tuan rumah APRSC ke-24 tahun 2012 di bumi perkemahan Cibubur. Tahun 2012 itu tepat 100 tahun berdirinya pramuka di Indonesia. Awal masuknya pramuka tahun 1912 dibawa oleh orang Belanda PY Smith," kata Azrul.



Selain itu, Thailand dan Nepal menawarkan lokasi pertemuan di hotel bintang lima. Sementara, Indonesia menawarkan untuk kembali ke alam atau suasana pramuka di Cibubur. Di lokasi perkemahan Cibubur sedang dibangun tempat konperensi, dan tempat penginapan bintang tiga. Kami rasa sangat layak untuk konperensi pramuka se Asia Pasifik," katanya.



Dubes RI untuk Malaysia Da`i Bachtiar hadir juga pada hari "Indonesian Day" dalam rangka meminta dukungan agar APRSC diadakan di Cibubur. Para pelajar sekolah Indonesia Kuala Lumpur mendukung acara itu dengan mempersembahkan beberapa tarian tradisional di antaranya tarian "Merak".



"Pemilihannya akan dilakukan Sabtu (31/10). Ada 24 negara anggota yang akan melakukan pemilihan. Namun beberapa anggota telah memberikan dukungan kepada Indonesia di antaranya Jepang, Korsel, Nepal, Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina dan Australia," kata Azrul.