Social Icons

TANDA-TANDA PENGENAL DALAM PRAMUKA

A. Pemakaian Tanda Penganal
Pemberian dan pemakaian tanda pengenal gerakan pramuka diatur dan ditentukan dalam PP SK. KWARNAS NO. 05 Tahun 1982.


B. Macam-Macam Tanda Penganal


1. Tanda Umum
a. Emblem
b. Pandu Dunia


2. Tanda Satuan
a. Regu
b. Gudep
c. Ambalan


3. Tanda Jabatan
a. Barung
b. Regu
c. Siaga
d. Penggalang


4. Tanda Kehormatan
a. Bintang Tahunan
b. Bintang Teladan
c. Pengharagaan


5. Tanda Kecakapan
a. Umum
b. Khusus
c. Pramuka
d. Garuda


C. Jenis-Jenis Tanda Dalam Kepramukaan


1. Tanda Umum
Adalah tanda yang dipakai secara umum oleh anggota Gerakan Pramuka, yang dilantik putra maupun putri, misalnya :
a. Tutup Kepala dan Emblem
b. Stangan Leher dan Pita Leher
c. Tanda Pelantikan
d. Tanda Harian
e. Tanda Pandu Dunia

2. Tanda Satuan
Adalah tanda yang menunjukkan satuan/kwartir tertentu,tempat seseorang anggota pramuka tergabung, dalam hal ini dimaksudkan mulai dari satuan terkecil di Gugus Depan sampai satuan tingkat nasional, misalnya:
a. Tanda burung, regu, sangga, ambalan
b. Tanda gugus depan, kwartir, majelis pembimbing
c. Tanda saka dan krida saka
d. Lencana daerah pramuka luar biasa
e. Tanda satuan lainnya.

3. Tanda Jabatan
Adalah tanda yang menunjukkan tanggung jawab seseorang dalam lingkungan Gerakan Pramuka, misalnya:
a. Tanda pimpinan dan wakil pimpinan (Burung, Regu, Sangga)
b. Tanda pembina dan pembantu pembina (Siaga, Penggalang, Pengak, Pandega)
c. Tanda ambalan dan pembantu ambalan
d. Tanda pembina gugus depan dan tanda pelatih pembina pramuka
e. Tanda keanggotaan dewan kerja penegak dan pandega

4. Tanda Kecakapan
Adalah tanda yang menunjukkan ketrampilan, ketangkasan, kemampuan, sikap dan usaha seorang pramuka dalam bidang tertentu sesuai dengan golongan usianya.
a. Umum (TKU)
1) Siaga : Mula, Bantu, Tata
2) Penggalang : Ramu, Rakit, Terap
3) Panegak : Bantara, Laksana
4) Pandega :
5) Pembina :
b. Khusus (TKK)
1) Siaga :
2) Panggalang : Purwa, Madya, Utama
3) Penegak : Purwa, Madya, Utama
4) Pandega : Purwa, Madya, Utama
5) Instruktur : Madya, Utama
6) Pelatih : KPD, KPL
c. Pramuka Garuda

d. Untuk Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega

5. Tanda Kehormatan
Adalah tanda yang menunjukkan jasa atau penghargaan yang diberikan kepada sesorang atas jasa, darma bakti dan lain-lainnya yang dianggap cukup bermutu dan berguna bagi gerakan pramuka, gerakan pramuka sedunia, masyarakat, bangsa, negara dan umat manusia, misalnya :
a. Untuk peserta didik
1) Bintang tahunan
2) Bintang teladan
3) Bintang penghargaan
4) Bintang keberanian
b. Untuk orang dewasa :
1) Bintang tahunan
2) Bintang masa bakti
3) Bintang jasa (melati, dharma, tunas kencana)
4) Bintang pancawarsa
5) Bintang keberanian


D. BADGE DAERAH


Badge ini diciptakan oleh Bapak Subgyono dari Temanggung. Adapun dari Badge Daerah adalah :
Bentuk perisai : Pertahanan Nasional yang mantap
Bintang : Sifat kepemimpinan yang luhur
Jilitan Api Jumlah 10 : Semangat dasa darma
Belonong : Sebagai sumber api peninggalan asli nenek moyang yang pada wayang kulit
Stupa : Peninggalan nenek moyang yang diluksikan dengan candi-candi
Warna ciklat muda : Melambangkan tanah Indonesia yang tandus
Warna dasar colat tua : Melambangkan tanah Indonesia yang subur
Garis yang melintang : Letak Indonesia dilalui garis katulistiwa
Tulisan Jawa Tengah : Warna merah melambangkan kejayaan Nusantara
Cikal : Penduduk asli Indonesia
Padi dan kapas : Masyarakat adil dan makmur
Keris berlekuk 3 : Melambangkan Tri Satya


E. BADGE TUNAS KELAPA


Badge ini diciptakan oleh Bapak Sunaryo Somodipuro dari Purwokerto Jawa Tengah. Gambar-gambar berarti :
1. Ring, merupakan pagar kehidupan Pramuka yaitu Dasa Dharma
2. Bintang segi lima warna kuning emas, sifat kempemimponan yang luhur
3. Tulisan ” GERAKAN PRAMUKA” melintang di tengah, melukiskan garis katulistiwa
4. Garis melingkar, mekuliskan persatuan yang kokoh
5. Padi dan kapas, melukiskan keaslian dan kemakmuran


F. BADGE AMBALAN GUDEP 04.005-04.006


Lambang ini diciptakan oleh DKA Periode 1991/1992
Keterangan Gambar
1. Bentuk Perisai : Sebagai tameng untuk menanggulangi gangguan baik dari dalam mauapun luar
2. Bintang : Sifat kepemimponan yang luhur
3. Senjata Cakra : Merupakan senjata ampuh bagi Gudep 04-005/04.006
4. Trisula : Senjata yang melambangkan arti TriSatya
5. Tunas Kelapa : Lambang Pramuka
6. Gadjah Mada : Nama Amabalan Putra Gudep 04.005
7. Dewi Sartika : Nama Ambalan Putri Gudep 04.006
Warna-warna
1. Warna dasar kuning : Budi pekerti yang luhur
2. Merah : Keberanian di atas keberanian
3. Hijau : Perdamaian dunia
4. Ungu : Kedisiplinan dan ketekunan
5. Coklat : Kesuburan tanah Indonesia
6. Hitam : Kemantapan dalam bertindak
Badge Amablan ini disempurnakan oleh Dewan Ambalan periode 1994/1995, dengan penyempurnaan pada ukuran, yaitu :
1. Lebar : Maksimal 8 cm
2. Panjang : Maksimal 8 cm
Dan telah disempurnakan oleh Dewan Ambalan 1996/1997
Dengan penambangan Tunas Kelapa menjadi dua


G. PALET BANTARA


Bantara kepanjangan dari Bantuan Tenaga Rakyat
Bintang dengan Warna kuning mempunyai 3 arti
1. Sifat kepemimpinan yang luhur
2. Ketuhan Yang Maha Esa
3. Cita-cita yang tinggi

Tunas kelapa warna kuning yang saling membelakangi
Arti ; sebagai seorang Pramuka yang harus dapat berkembang ke luar dan ke dalam.
1. Diri
Dalam : Punyai sikap tegas dalam membawa diri
Luar : Berguna bagi orang lain yang memerlukan pertolongan
2. Gudep
Dalam : Membenahi dari dalam Gudep supaya Gudep kokoh dan tercipta kerukunan
Luar : Membawa nama dan menjaga nama baik Gudep di luar lingkungan Gudep
3. Pramuka
Dalam : Membenahi Gerakan Pramuka dari dalam
Luar : Menunjukkan keluar bahwa Pramuka mempunyai ketrampilan khusus untuk dipergunakan dalam masyarakat

Asal - Usul Pramuka



Robert Stephenson Smyth Baden-Powell


Bapak Pramuka SeduniaKelahiran Gerakan Pramuka Dunia Gerakan Pramuka Dunia dimulai pada tahun 1907 ketika Robert Baden-Powell, seorang letnan jendral angkatan bersenjata Britania raya, dan William Alexander Smith, pendiri Boy's Brigade, mengadakan perkemahan kepanduan pertama di kepulauan Brownsea, Inggris.Ide untuk mengadakan gerakan tersebut muncul ketika Baden-Powell dan pasukannya berjuang mempertahankan kota Mafeking, Afrika Selatan, dari serangan tentara Boer. Ketika itu, pasukannya kalah besar dibandingkan tentara Boer. Untuk mengakalinya, sekelompok pemuda dibentuk dan dilatih untuk menjadi tentara sukarela. Tugas utama mereka adalah membantu militer mempertahankan kota. Mereka mendapatkan tugas-tugas yang ringan tapi penting; misalnya mengantarkan pesan yang diberikan Baden-Powell ke seluruh anggota militer di kota tersebut.

LAMBANG NEGARA REPUBLIK INDONESIA

Setiap Negara mempunyai Lambang Negara menggambarkan kedaulatan, kepribadian dan kemegahan Negara itu. Dalam tahun 1950 Pemerintah Republik Indonesia membentuk suatu Panitia Khusus untuk menciptakan suatu Lambang Negara.
Panitia yang diketuai langsung oleh Sultan Hamid II tersebut berhasil menciptakan Lambang Negara Republik Indonesia yang berbentuk Garuda Pancasila. Lambang Negara Garuda Pancasila yang diciptakan oleh Sultan Hamid II itu disahkan dengan peraturan Pemerintah No. 66 tahun 1951.



1. Penggunaan Lambang Negara ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah No. 43 tahun 1958 tentang Penggunaan Lambang Negara.
a) Lambang Negara dapat digunakan sebagai Lencana oleh warganegara Indonesia yang berada di luar negri.
b) Jika Lambang Negara digunakan sebagai Lencana, maka Lambang itu harus dipasang pada dada sebelah kiri diatas

2. Pasal 12, Peraturan Pemerintah no.43 tahun 1958 berbunyi :
a) Dengan tidak mengurangi ketentuan-ketentuan dalam Peraturan Pemerintah tentang panji dan bendera jabatan, maka dilarang menggunakan Lambang Negara bertentangan denga Peraturan Pemerintah ini.
b) Pada Lambang Negara dilarang menaruh huruf, kalimat, angka, gambar, atau tanda-tanda lainnya.
c) Dilarang menggunakan Lambang Negara sebagai perhiasan, cap dagang, reklame perdagangan atau propaganda politik dengan cara apapun juga.

3. Pasal 13, Peraturan Pemerintah No.43 tahun 1958 berbunyi Lambang untuk perorangan, perkumpulan, organisasi politik atau perusahaan tidak boleh sama atau pada pokoknya menyerupai Lambang Negara.

Pandar Scout is My Soul

Enam tahun yangg lalu Patih Gumentar dan Dara Irang bukan lah apa-apa. Sampai ketika gugus depan 01-001 dan 01-002 yangg berpangkalan di SMP 01 Mempawah Hilir dibina oleh Max Sosia Jaya, nama Pandar perlahan mulai dikenal orangg banyak..

Berdiri pada 10 oktober 2004, yangg berarti telah lima tahun kami bersama kak Mex berusaha membangun Pandar. Mempelajari kepramukaan dan segala hal..

Namun bagi kami, Pandar bukan hanya sekedar gudep tempat kami mempelajari Tri Satya, Dasa Dharma, dan lain-lan. Tapi Pandar adalah keluarga kami..

Kami mempunyai figur seorangg ayahyangg selalu melindungi kami, mendengarkan semua keluh kesah kami, memberi solusi atas masalah kami, mengajarkan kami banyak hal, dan rela berkorban demi kami. Dia lah pelatih sekaligus pembina kami tercinta.. Kami juga bisa merasakan rasa sayangg dari para senior dan menyayangi para junior. Seperti adik kakak kami sendiri..

Ini lah keluarga kami,

Kami bersama berjuangg untuk mengharumkan nama Pandar. Dan ingin membuktikan bahwa Pandar adalah gugus depan yangg tak hanya bisa dipandangg sebelah mata.

Namun menjadi pemenangg dan mendapat penghargaan di suatu event, bukan menjadi tujuan utama kami. Setidaknya itu lah yangg selalu diucap oleh pelatih kami. Banyak kegagalan yangg telah kami alami, namun tak sedikit pula prestasi yangg telah kami raih. Itu membuat kami terus semangat untuk menjadikan Pandar lebih baik dari sebelumnya.

Karena sudah berjuta derai tawa, tangis haru, dan kenangan indah menghiasi hari-hari kami bersama Pandar. kami tak rela semua itu berakhir saat ini..

Dan harapan kami sekarangg hanya ingin membuat pelatih kami bangga. Apapun akan kami lakukan demi Pandar dan peltih kami. Bahkan panas matahari dan rintik hujan tak mampu membuat semangat kami goyah.

Semua itu karena,
_Pandar Scout is My Soul_


NB : maap iieee... kmegg nue tagg pandai nulis n ngerangkai kataaa..hhoho tapi itu ungkapan kmegg buat Pandar.. Semue nyee, maap kalo kmegg banyak salah, n thx dah jadi keluargee kedua kmegg slama lima taon nue.. N smoge taon nue kitee bise buat kak Mex bangge dengan ngasi diee piala juara umum penggalang n penegak...
amieeen, amieeeeen, amieeeeeeeen !!!

By : Riski Ayu Fitri

Pramuka Dunia Ingin Tiru Pramuka Indonesia

Kuala Lumpur,(tvOne) 


Pramuka Indonesia memiliki anggota sebanyak 17 juta dan menjadi pramuka terbesar di dunia. Pramuka Indonesia ingin dicontoh negara lainnya. "Karena keanggotaan pramuka di Indonesia berbasis ke sekolah maka jumlah anggota (pramuka) mencapai sekitar 17 juta. Oleh sebab itu, jumlah pramuka Indonesia merupakan yang terbesar di dunia," kata , kata Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Azrul Azwar, di Kuala Lumpur, Kamis malam (29/10).



Oleh sebab itu, beberapa negara seperti Thailand dan Jepang, ingin meniru Indonesia, bagaimana setiap pelajar menjadi otomatis sebagai anggota pramuka. "Sebaliknya di Indonesia sudah mulai dikembangkan pramuka berbasiskan kemasyarakatan yakni sebagai aktivitas, organisasi atau kegiatan kepemudaan. Nantinya diharapkan gugus depan pramuka membantu masalah-masalah di pedesaan," kata Azrul.



Kedatangan Ketua Kwarnas Azrul Azwar ke Kuala Lumpur dalam rangka menghadiri Asia Pacific Regional Scout Conference (APRSC) ke-23 di Kuala Lumpur. Dalam konferensi ini, Indonesia, Thailand dan Nepal menjadi kandidat untuk menjadi tuan rumah.



"Kami berharap Indonesia menjadi tuan rumah APRSC ke-24 tahun 2012 di bumi perkemahan Cibubur. Tahun 2012 itu tepat 100 tahun berdirinya pramuka di Indonesia. Awal masuknya pramuka tahun 1912 dibawa oleh orang Belanda PY Smith," kata Azrul.



Selain itu, Thailand dan Nepal menawarkan lokasi pertemuan di hotel bintang lima. Sementara, Indonesia menawarkan untuk kembali ke alam atau suasana pramuka di Cibubur. Di lokasi perkemahan Cibubur sedang dibangun tempat konperensi, dan tempat penginapan bintang tiga. Kami rasa sangat layak untuk konperensi pramuka se Asia Pasifik," katanya.



Dubes RI untuk Malaysia Da`i Bachtiar hadir juga pada hari "Indonesian Day" dalam rangka meminta dukungan agar APRSC diadakan di Cibubur. Para pelajar sekolah Indonesia Kuala Lumpur mendukung acara itu dengan mempersembahkan beberapa tarian tradisional di antaranya tarian "Merak".



"Pemilihannya akan dilakukan Sabtu (31/10). Ada 24 negara anggota yang akan melakukan pemilihan. Namun beberapa anggota telah memberikan dukungan kepada Indonesia di antaranya Jepang, Korsel, Nepal, Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina dan Australia," kata Azrul.